Showing posts with label Event Bogor. Show all posts
Showing posts with label Event Bogor. Show all posts

Drupal Meetup Bogor

11/04/2015 08:11:00 AM Add Comment
Drupal Meetup Bogor - Yth. teman2,
akan ada pengenalan tentang apa itu Drupal oleh mas Ananto dari sepulsa.com dan pertemuan pengguna Drupal di kota Bogor dan sekitarnya yang diharapkan bisa menjadi komunitas, ajang diskusi, belajar dan kerjasama antar kita.



Karena bersifat pengenalan, maka selain yang sudah biasa menggunakan Drupal, juga silakan hadir bagi pemula atau yang sedang berencana untuk menggunakan Drupal.

Demi kenyamanan, karena meetup diadakan di gedung milik PT Telkom, mohon segera mendaftar (click Join) untuk pengaturan tempat. Tidak dipungut biaya dan mohon membawa minum/konsumsi sendiri!

Undangan meetup hanya dibuat disini via FB Page Drupal Indonesia. Silakan share dan Join/Decline event disini.

Terima kasih banyak atas perhatiannya.
Terima kasih pengelola Dilo Bogor.  (Berita Bogor)

Dramaga Jadi Kampus IPB

10/14/2015 11:33:00 AM Add Comment
Dramaga Jadi Kampus IPB - Kampung Dramaga sejak 1 September 1963 telah menjadi Kampus Institut Pertanian Bogor (IPB). Dramaga dalam bahasa Sunda artinya Pelabuha. Bagaimana mungkin ada pelabuhan di kota Bogor? Ternyata pada masa Pakuan Pajajaran terdapat pelabuhan penting di Kampung ini. Pelabuhan ini arus barang dibawa dengan perahu. Komoditas yang dibawa perahu terdiri dari lada, kopi dan kapulaga. Dari pelabuhan ini melalui kali Cihideung dibawa ke Sunda Kalapa.


Johannes Rach, seorang perwira dan juga pelukis VOC mengambil gambar kampung Dermaga pada 1772 saat mengikuti perjalanan Gubernur Jenderal Van der Parra meninjau kegiatan arus barang komoditas di Dermaga. Gubernur Jenderal bersama istrinya dalam gambar ini tampak tengah dipayungi saat menuju Dermaga Kali Cihideung. Kala itu angkutan di dominasi melalui sungai.



Dalam gambar tampak sepasukan tentara dengan memegang lembing berbaris siap memberi hormat kepada gubernur jenderal dan rombongan. Di belakangnya tampak sejumlah kapal layar dengan empat bendera (Belanda): merah, putih dan biru tengah merapat di kali Cihideung. Inilah yang menyebabkan kawasan ini dinamakan Dermaga sampai sekarang. Dalam gambar goresan tangan pelukis Rach terlihat betapa sibukya kegiatan bongkar muat di Dermaga pada abad ke-18. Terlihat sejumlah gerobak sado yang membawa dan mengangkut barang sementara di tepi sungai terlihat kantor bea cukai dan tempat menyimpan berbagai komoditas.

Komoditas dibawa melalui sungai Cihideung, kali Cideng - orang Jakarta menyebutnya, lalu berbelok di kali Opak, seterusnya tiba di Kali Besar. Di sini komoditas itu dilelang kepada para pembeli yang datang dari mancanegara. Begitu pentingnya dermaga Bogor saat itu, sampai membuat gubernur jenderal sendiri melakukan peninjauan ke pelabuhan sungai (dramaga) tersebut. Menurut majalah ‘Kita Sama Kita’, komoditas pertanian tersebut dihasilkan oleh para petani dan pedagang Tionghoa di Leuwiliang di Ciampea, Bogor. (Berita Bogor)